PSBB Jakarta Di Perketat Lagi

PSBB Jakarta Di Perketat Sebagai kebijakan Rem Darurat smartpower media berita

Pemprov DKI Jakarta resmi menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai langkah kebijakan rem darurat (Emergency Brake Policy) untuk menekan penularan pandemi. Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan mengambil keputusan untuk kembali ke PSBB ketat dan mengakhiri PSBB masa transisi. Kondisi ini, sama dengan kondisi saat PSBB pertama kali diterapkan. Dalam rapat gugus tugas percepatan pengendalian COVID-19 di Jakarta sore tadi, Anies menyimpulkan Jakarta akan menarik rem darurat.

Adapun poin-poin yang harus diperhatikan oleh seluruh lapisan Masyarakat DKI Jakarta :

Kegiatan perkantoran di Jakarta harus tutup dan bekerja dari rumah (work from home). Hanya ada 11 bidang usaha yang tetap berjalan dan tidak boleh beroperasi penuh seperti biasa. Jumlah karyawan dibatasi. Bidang yang non essential dilarang ada kegiatan di perkantoran. Kegiatan perkantoran wajib dilaksanakan di rumah. “Prinsipnya, mulai Senin, 14 September, kegiatan perkantoran yang non-esensial diharuskan laksanakan dari rumah, bekerja dari rumah, bukan usahanya yang berhenti tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan, kegiatan usaha jalan terus, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran di gedungnya yang tidak diizinkan untuk beroperasi,” ucap Anies.

Seluruh tempat hiburan harus tutup, termasuk Ancol, Ragunan, Monas, dan taman-taman kota. Kegiatan belajar tetap berlangsung dari rumah. Usaha makanan diperbolehkan, tapi tidak boleh makan di tempat. Hanya untuk dibawa pulang atau diantar. Tempat ibadah terbatas hanya bagi warga setempat dengan menerapkan protokol yang sangat ketat.  Transportasi publik dibatasi dengan ketat jumlah dan jam operasionalnya. Kemudian Ganjil-Genap untuk sementara ini ditiadakan dahulu.

Mari kembali menjalankan pembatasan sosial secara serius dan dengan disiplin yang tinggi. Maksimalkan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Serta melakukan 3M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak satu sampai dua meter. Jangan lupa ingatkan semua sanak-saudara, rekan kerja untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan di era pandemi.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top