5 Rekomendasi Tanaman Hias Berbunga untuk Mempercantik Rumah

5 Rekomendasi Tanaman Hias Berbunga untuk Mempercantik Rumah smartpower media berita jakarta

Tanaman hias berbunga termasuk jenis tanaman yang banyak dipilih untuk dipelihara di tengah tren. Tanaman hias berbunga selain cantik sebagai penghias ruangan rumah perawatannya pun tergolong mudah.

Kecantikan tanaman hias kecil berbunga terletak pada warna dan bentuk bunga. Tanaman hias ini bisa disimpan dengan cara digantungkan pada tembok, ditanam pada pekarangan, atau pada pot dalam ruangan. Berikut 5 tanaman hias berbunga yang menarik dijadikan dekorasi hunian:

Tanaman Hias Mawar Ballerina

Bunga pada mawar ballerina tidaklah sama dengan mawar pada umumnya. Bunga pada Mawar Ballerina lebih kecil dan berbentuk hati dengan 4 helai bunga pada setiap tangkai. Bunga mawar ballerina berwarna merah muda dengan warna putih di bagian tengah mahkota bunga serta benang sari berwarna keemasan yang menonjol.

Mawar Ballerina tumbuh subur di tanah lembab yang terkena sinar matahari langsung ataupun teduh. Jika menanam dalam pot, keluarkan tanaman setiap pagi agar mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Singkirkan daun yang berguguran untuk mencegah terkena hama dan siram secukupnya dengan semprotan air. Mawar Ballerina dapat tumbuh hingga 15 cm.

Tanaman Hias Nemophila

Tanaman hias berbunga berikutnya adalah Nemophila, Nemophila juga dikenal sebagai Baby Blues Eye. Penamaan tersebut disematkan karena Nemophila memiliki warna biru yang sama dengan warna bola mata bayi Eropa.

Sejumlah artikel menyatakan warna pada bunga Nemophila tergolong langka di dunia tumbuhan. Warna Baby Blues ini yang menjadikan Nemophila banyak mendapat perhatian.

Bunga Nemophila memiliki lima lobus (helai) bunga yang berbentuk melingkar dengan warna biru muda dengan warna putih lembut pada bagian tengah dan sari bunga berwarna ungu. Nemophila bertubuh pendek dan berbunga banyak, sangat cantik untuk ditanam di tanah maupun di pot.

Tanaman Hias Pansy

Bunga Pansy dikenal sebagai jenis bunga hibrida yang dibudidayakan sebagai bunga taman. Jenis bunga pansy yang banyak dipelihara orang adalah Pansy Viola Wittrockiana, yang merupakan hibridisasi dari beberapa spesies pansy dari genus viola yang berasal dari Eropa dan Asia Barat.

Bentuk dan corak bunga pansy sangat unik, kelopak bunganya hampir menyerupai bentuk hati dengan lebar berkisar 3 sampai 4 cm dan saling tumpang tindih antar kelopak. Sepintas bagian tengah bunga menyerupai bentuk wajah manusia. Batang bunga pansy dapat tumbuh sepanjang 22 cm.

Tanaman hias berbunga ini juga menyukai matahari. Tanaman ini bisa ditanam di pekarangan rumah dan pot selain itu bunga pansy memiliki banyak warna sehingga memberi kesan ceria.

Tanaman Hias Anggrek Bulan

Anggrek bulan merupakan jenis anggrek paling banyak diminati. Warna bunga pada anggrek ini cukup memikat hati terdapat warna putih, ungu kemerahan. Kelopak anggrek bulan terlihat seperti sayap kupu-kupu yang tengah melebarkan sayapnya dengan corak warna yang cantik.

Anggrek bulan tidak terlalu membutuhkan sinar matahari banyak, sebab mendapat terlalu banyak sinar matahari dapat menghambat pertumbuhan anggrek bulan. Letakkan tanaman di tempat dengan sinar matahari cukup.

Anggrek bulan juga membutuhkan sirkulasi udara. Letakkan anggrek bulan di dekat jendela atau ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Dan siram bunga sehari dua kali menggunakan semprotan air ke bagian akar bunga.

Tanaman Hias Kamboja Jepang (Adenium)

Kamboja Jepang atau Adenium Obesum merupakan tanaman hias berbatang besar dengan bonggol bawah yang menyerupai umbi. Bunga kamboja Jepang sering juga disebut dengan Mawar Padang Pasir (Desert Rose), karena berasal dari daerah kering.

Perawatan kamboja Jepang cukup mudah, tanaman hias berbunga ini sangat menyukai matahari karenanya tidak perlu khawatir tanaman akan mengering dan layu.

Sebaliknya, jika diletakkan pada tempat lembab tanaman ini sulit bertumbuh dengan baik. Media tanah yang cocok untuk kamboja jepang adalah pasir, sekam bakar, tanah arang, tanah bakar, dan cocopeat.

Penyiraman cukup dilakukan 2 hari sekali pada musim panas dengan hanya menyemprotkan air pada media tanam. Waktu terbaik untuk melakukan penyemprotan pagi hari pukul 7 hingga 9. Sementara itu, pada musim hujan tanaman tidak perlu disiram, namun hindari terjadinya genangan air pada media tanam akibat air hujan.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top